20 Menit

                                                             Sumber foto :download png.id

           20 MENIT KARYA TULIS ILMIAH

Karya Tulis Ilmiah. Kemarin 28 Januari 2021 penulis kaget setelah melihat handphone dan membuka sebuah website di komunitas legalacces.id. karna penulis dipercaya untuk memegang bagian karya tulis ilmiah.  Sehari sebelumnya Salah satu CEO Legalacce.id menghubungiku dan menanyakan “apakah aku suka menulis ?” dari situlah aku menjawab “ iya namun masih perlu dipoles”.  Singkat cerita aku di taruh di bidang tersebut. 

Aku berjanji pada diriku sendiri untuk berusaha  smaksimal mungkin untuk serius dalam menjalankan tugas. 

Aku masih ingat saat belajar public speaking, seorang mentor mengatakan,“Setelah belajar public speaking berjanjilah,bahwa kalian tidak akan menolak jika diberi amanah untuk public speaking”. 

Hal inilah membuatku untuk mulai serius dalam mengemban tugas yang diamanahkahkan. Menerima berarti iya dan serius. 

Kembali lagi ke Karya tuls ilmiah semenjak menerima kepercayaan tersebut, aku menghubungi 2 sahabat belajar terbaikku Gelora Mahardika dan Innama Nusantari. Bagiku mereka berdua adalah sahabat terbaik untuk belajar Karya Tulis Ilmiah di Tulungagung. Gelora Mahardika adalah  dosen Hukum Tatanegara yang pernah meraih beasiswa Kemenlu di Italia dan saat ini aktif membimbing mahasiswa di bidang karya tulis ilmiah dan aktif menulis jurnal.

Selanjutnya adalah nona Innama Anusantari. Dia adalah mahasiswa terbaik HTN IAIN Tulungagung tahun 2019 dan mendapat beasiswa S2 di IAIN Tulungagung,dia aktif dalam administrasi, Asisten Dosen serta aktif terlibat menulis jurnal bareng dosen maupun sendiri.

 Saat bertemu mereka dalam waktu 20 Menit serasa seperti reoni karena hal tersebut mengembalikan ingatan tentang pembuatan borang jurusan HTN tahun lalu.  Setelah ngobrol banyak ada beberapa kata tentang karya tulis ilmiah dari mereka yang mungkin bermanfaat juga untuk kalian para pembaca mereka mengatakan, “Belajar Karya tulis ilmiah adalah setengah belajar teori, setengah belajar praktik."

Sederhananya belajar menulis karya ilmiah harus beriringan antara praktek dan teori jangan berat sebelah semakin sering dilatih maka akan semakin terbisa biasa seperti, yang dikatakan Innama Nusantari. Ia mengatakan,“ jika sering berlatih dan focus hanya beberapa hari jurnal jadi”.

 Untuk  20 menitnya aku sangat bersyukur ada banyak hal yang harus aku mulai dari awal setelah bercengkrama dengan mereka. 

Sebagai penutup tulisan berjudul '20 menit ini', Aku tutup  buat pejaran hari ini dari kedua sahabatku mereka mengatakan,  “Tulisan yang baik adalah tulisan yang fokus dan mendalam, bukan tulisan yang melebar dan dangkal”.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengelola Keuangan.

Pemberdayaan Perempuan