SENI MENCINTAI


 
Foto :Doc.Pribadi


Saya ucapkan Selamat datang di tulisan ke 3 pada tanggal 12 januari 2020. Tulisan kali ini akan mengulas buku “seni mencintai” karya erich from. Namun akan dibagi per bab. dimulai dari bab 1. Langsung saja.

BAB 1 Seni Mencintai

            Cinta bukanlah suatu perasaan  yang dapat dengan mudah dinikmati siapa saja terlepas dari tingkat kedewasaan yang telah dicapainya. Menurut erich from penulis buku seni mencintai bahwa segala upaya yang kalian lakukan untuk cinta sudah pasti gagal kecuali jika kalian berusaha keras mengembangkan kepribadian total untuk meraih suatu orientasi produktif.

 Kepuasan dalam cinta individu tidak dapat diperoleh tanpa adanya kapasitas untuk mencintai sesamanya, kerendahan hati, keberania, keyakinan dan disiplin yang nyata.

 Cinta adalah seni bukan sensasi nyaman

Dalam konsep ini bahwa cinta adalah sei bukan sensasi nyaman. Cinta adalah seni yang perlu diupayakan serta dipelajari seperti halnya seni.

Menurut Erich dalam buku ini ada 3 penyebab alasan banyak orang gagal memahami cinta dan menganggap cinta adalah sensasi nyaman dan bukan sebagai sebuah seni yakni,

1.      Banyak orang lebih mementingkan dicintai dari pada mencintai

2.      Banyak orang menganggap cinta lebih ke objek dibanding kemampuan

3.   Standing cinta (keberadaan cinta) maksudnya  seorang yang asing dan kesepian kemudian bertemu merasakan keintiman mendadak dan disertai oleh ketertarikan seksual dan hubungan seksual. Biasanya cinta seperti ini tidak akan abadi

Tiga premis tersebut tentu bertentangan dengan konsep cinta Erich from.  Buku ini mengajak kita untuk mempelajari cinta seperti halnya belajar seni.  Ada beberapa langkah dalam mempelajari cinta yakni pertama menguasai teori. Kedua penerapan.

        Tidaklah disebut ahli jika hanya menguasai teori. Baru disebut ahli ketika hasil dari perpaduan teori dan praktek menjadi satu. 

Demikianlah isi dari buku ini di bagi menjadi 2 bagian besar  teori dan penerapan.  Walaupun sebenarnya ada faktor ke tiga untuk menjadi ahli yaitu  cinta yang menjadi perhatian utama tidak boleh ada yang lebih penting dari seni itu sendiri tetapi di buku ini lebih fokus pada teori dan penerapan.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengelola Keuangan.

Pemberdayaan Perempuan